Google
 

Thursday, April 10, 2008

>

Rasa sakit pada gastrointestinal saat datang bulan pada wanita sudah umum terjadi. Namun penelitian masih meragukan hubungan psikologis wanita dengan rasa sakit pada gastrointestinal (GI) dan sistem menstruasi. Sebuah hipotesis menyatakan bahwa saluran GI merespon perubahan tingkat hormon, seperti progesterone, yang menyebabkan pembengkakan, diare, dan/atau konstipasi (sembelit) selama siklus menstruasi. Selain itu selama siklus datang bulan wanita, prostaglandin yang dikenal sebagai kondisi iritasi yang serius diproduksi dalam jumlah banyak (hormon prostaglandin adalah hormon yang menyerupai sebuah substansi yang secara langsung mempengaruhi kerja jaringan kapan saja terjadi berkontraksi sehingga menyebabkan timbulnya kram perut). Ada beberapa obat yang direkomondasikan untuk meredakan sakit saat datang bulan dan dapat mengatasi iritasi pada GI misalnya, jenis NSAIDS: NonSteroidal Anti-Inflammatory Drugs, seperti ibuprofen. Sebuah kajian yang khusus membahas masalah ini telah diterbitkan dalam American Journal of Gastroenterology pada Oktober 1998 yang menunjukkan wanita yang mengalami sindrom iritasi perut atau juga dikenal dengan Irritable Bowel Syndrome (IBS), dan juga disebut Inflammatory Bowel Disease (IBD) seperti penyakit Crohn atau ulcerative colitis lebih sering terjadi pada wanita yang mengalami masalah pencernaan dibandingkan pada wanita yang menderita masalah perut serius. Semua wanita yang mengalami iritasi pada GI selama siklus datang bulan tidak mengalami IBS ataupun IBD, meskipun harus selalu memeriksakan diri jika terdapat gejala yang serius. Berikut ini beberapa web sites yang membahas masalah tersebut yaitu: American College of Gastroenterology National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) The American Gastroenterological Association. Wanita yang mengalami dysmenorrhea (kram perut selama siklus datang bulan) cenderung mengalami masalah fungsi usus. Tetapi Anda dapat meminimalkan rasa tidak nyaman selama siklus datang bulan tersebut dengan: - Menyeleksi dan memilih makanan yang Anda konsumsi selama siklus datang bulan - Konsumsilah biji-bijian kaya serat, seperti roti olahan gandum 100% atau beras merah, dan banyak makan sayur, kurangi konsumsi gula, garam, makanan pedas, serta kafein. - ” De-stressing”(kurangi stres) - Selalu melakukan teknik-teknik penenangan diri, seperti melakukan meditasi, yoga, ataupun hanya berbagi rasa dengan seseorang - Berolahragalah secara rutin Olah raga secara rutin dapat mengurangi strees dan membantu sistem pencernaan Anda berfungsi lebih baik. Menghindari pemakaian obat diet misalnya Acutrim, karena mengandung mineral yang tidak baik untuk tubuh.

No comments: